Uang dan Harta dalam Amsal

Dari Gospel Translations Indonesian

Revisi per 18:01, 30 Maret 2012; Kathyyee (Bicara | kontrib)
(beda) ←Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya→ (beda)
Langsung ke:navigasi, cari

Yang Berhubungan Dengan Sumber Daya
Lagi Oleh Kevin DeYoung
Indeks Pengarang
Lagi Mengenai Uang
Indeks Topik
Tentang terjemahan ini
English: Money and Possessions in Proverbs

© The Gospel Coalition

Bagikan ini
Misi Kami
Terjemahan ini diterbitkan oleh Injil Terjemahan, sebuah pelayanan yang ada untuk membuat buku-buku dan artikel injil-tengah yang tersedia secara gratis untuk setiap bangsa dan bahasa.

Pelajari lebih lanjut (English).
Bagaimana Anda Dapat Membantu
Jika Anda mampu berbahasa Inggris dengan baik, Anda dapat membantu kami sebagai penerjemah secara sukarela.

Pelajari lebih lanjut (English).

Oleh Kevin DeYoung Mengenai Uang

Terjemahan oleh Toto Marwoto

Review Anda dapat membantu kami memperbaiki terjemahan ini dengan meninjau untuk meningkatkan akurasi terjemahan. Pelajari lebih lanjut (English).


Alkitab banyak sekali berbicara tentang uang dan harta. Ada banyak ayat-ayat tentang kemakmuran dan kemiskinan. Dengan beberapa topok, kita dapat menjadi keluar jalur karena Alkitab sedikit menyinggungnya. Apa yang harus kita pikirkan tentang tanning (mencoklatkan kulit)? Ya, kami tidak memiliki banyak petunjuk khusus, jadi tentang itu tidak banyak menyangkut masalah dogmatis.

Tetapi ketika menyangkut uang dan harta, maka didapati masalah yang berlawanan. Karena Alkitab menyinggung banyak hal tentang uang yang menggoda perkembangan ketidakseimbangan teologi tentang uang.

Di lain pihak, sangat mudah dilihat darimana asalnya Teologi Kesejahteraan. Ambil beberapa perjanjian dari ketentuan Musa diluar konteks kebangsaan mereka, lihat janji di dalam Maleaki 2 tentang membuka tingkap-tingkap surga, campurkan beberapa pernyataan Yesus tentang menerima apapun didalam iman, dan kau akan mendapatkan sedikit kesehatan dan penginjilan yang kaya.

Di lain pihak, adalah mungkin untuk berhasil dengan sebuah ketidakseimbangan Teologi Austerity. Perhatikan bahwa Yesus tidak memalingkan kepalaNya, menceritakan kisah seorang penguasa muda yang kaya raya, aduklah kiasan dari orang kaya yang bodoh dan kamu akan mendapatkan teologi yang mengatakan uang itu buruk dan mereka yang memilikinya juga.

Anda dapat membuat sanggahan secara Alkitabiah bahwa Tuhan membenci orang-orang kaya. Lihat saja Lazarus dan orang kaya. Lihat pada pada kitab Yakobus. Lihat pada kisah Khotbah di Bukit versi Lukas.

Jadi bagaimana kita harus berpikir tentang uang dan harta ? Apa prinsip-prinsip alkitabiah yang harus kita ingat ketika kita melihat kemakmuran dan kemiskinan, sebagaimana kita menangani kemakmuran atau kemiskinan kita sendiri? Ada beberapa hal yang dibicarakan didalam Alkitab lebih dari sering. Apa yang baik, karena ada beberapa hal yang sesuai pada orang-orang dimanapun seperti mendapatkan sebuah teologi uang yang bagus.

Satu Tempat untuk Mulai

Amsal adalah tempat yang baik untuk memulai dalam mengembangkan teologi kepemilikan harta secara alkitabiah. Untuk awalnya, ada banyak sekali ayat-ayat yang menyinggung hal tersebut. Lebih penting lagi, ada beberapa ragam perbedaan cara pengajaran pada hal itu. Jika anda mulai dari Amos, anda dapat berpikir bahwa semua orang kaya adalah penindas. Tetapi Amsal melihat kekayaan dan kemiskinan dari beberapa sudut. Dan karena Amsal adalah buku tentang maksim umum, peribahasa didalam amsal lebih mudah dipindahtangankan kepada umat Tuhan di tempat dan waktu yang berbeda.

Hari minggu yang lalu saya memberi jemaat saya sepuluh prinsip dari Amsal tentang uang dan kepemilikan barang. Saya tidak akan memberi anda keseluruah khotbah itu disini, tetapi saya pikir penting untuk membuat daftar paling tidak hal-hal utamanya. Mungkin saya dapat menjelaskan lebih dalam pada beberapa poin penting minggu depan.

Secara kasar saya akan berikan poin-poin itu supaya tahu seberapa banyak yang Amsal katakan tentang satu prinsip tertentu. Dengan begitu kita akan berujung pada tema yang paling penting.

Sepuluh Prinsip tentang Uang dan Harta dari kitab Amsal

  1. Ada yang sangat kaya dan yang sangat miskin yang menyediakan godaan-godaan yang unik bagi orang dalam keadaan tersebut (Amsal 30:7-9).
  2. Jangan mengkhawatirkan kekayaan sendiri dan kekayaan orang lain (Amsal 12:9; 13:7).
  3. Orang kaya dan yang miskin lebih saling menyerupai daripada pikiran mereka sendiri (Amsal 22:2; 29:13).
  4. Jangan merasa kekurangan didalam Tuhan (Amsal 3:9-10; 11:24; 22:9).
  5. Kemisikinan itu tidak indah (Amsal 10:15; 14:20; 19:4).
  6. Uang tidak akan memberi anda keamanan yang mutlak (Amsal 11:7; 11:28; 13:8)
  7. Tuhan membenci mereka yang menjadi kaya karena ketidakadilan (Amsal 21:6; 22:16; 22-23).
  8. Tuhan mencintai mereka yang murah hati kepada yang miskin (Amsal 14:21; 31; 19:7; 28:21).
  9. Kerja keras dan membuat keputusan yang baik biasanya mengarah pada peningkatan kesejahteraan (Amsal 6:6-11; 10:4; 13:11; 14:24; 21:17, 20; 22:4; 13; 27:23-27; 28:20).
  10. Uang bukanlah segalanya. Ia tidak akan memuaskan (Amsal 23:4-5). Ia lebih rendah daripada kebajikan (Amsal 8:10-11; 18:19; 24:3-4). Ia lebih rendah daripada kebenaran (10:2; 11:4; 13:5; 16:8; 19:22; 20:17; 28:6). Lebih rendah daripada takut akan Tuhan (Amsal 15:16). Lebih rendah daripada kerendahan hati (Amsal 16:19). Lebih rendah dari hubungan baik (Amsal 15:17; 17:1).

Mencapai Kesimpulan yang Rumit dan mencari Kristus

Anda tidak dapat mengerti pandangan alkitabiah pada uang kecuali anda dipersiapkan untuk menerima sejumlah kebenaran yang dipegang dalam tekanan.

Kemungkinan anda memperoleh uang lebih banyak jika bekerja keras dan penuh dengan hikmat. Tetapi jika yang anda perhatikan adalah mendapatkan lebih banyak lagi uang, anda adalah orang yang paling bodoh. Uang adalah anugrah dari Tuhan, tetapi anda akan lebih diberkati jika anda mempersembahkannya. Tuhan memberi anda uang karena Ia murah hati, tetapi Ia begitu murah hati karena Ia menginginkan anda murah hati terhadap orang lain. Dan jika anda murah hati dengan uang anda, Tuhan sepertinya akan lebih murah hati lagi terhadap anda. Memang bijak untuk menyimpan uang, tetapi jangan pernah berpikir uang akan memberi keamanan yang nyata. Kemakmuran lebih diinginkan daripada kemiskinan, tetapi kemakmuran tidak baik sebagaimana baiknya kebenaran, kerendahatian, kebajikan, hubungan yang baik, dan takut akan Tuhan. 1 Korintus 1:30:31 berkata bahwa Kristus bagi ktia adalah hikmat dari Tuhan, kebenaran dan pengudusan dan penebusan, sehingga ada tertulis : " Biarlah seorang bermegah,bermegah didalam Allah." Uang tidak dapat memberikan benda-benda yang paling anda butuhkan. Tidak juga membuat anda kudus. Tidak dapat membuat anda benar. Tidak dapat menyelematkan anda dari dosa. Makmur adalah sebuah tanda diberkati, tetapi juga menjadi godaan terbesar karena membujuk anda supaya membanggakan diri anda sendiri. Uang menjanjikan anda berharga,dan menjanjikan anda berkecukupan. Uang mengundang anda untuk bermegah dalam sesuatu atau seseorang lain daripada Tuhan.

Jadi terus dan terus uang menjadi masalah iman. Percayalah bahwa melakukan sesuatu dengan kehendak Tuhan adalah jalan yang terbaik bagi anda. Percayalah bahwa jika anda memberikan uang anda, Ia akan mengembalikannya lagi. Percayalah bahwa uang dapat menjadi baik. Tapi jangan anda berani mengatakan uang adalah segalanya. Uang adalah berkat dari Tuhan, tetapi anugerah yang benar-benar butuhkan hanya ada pada Tuhan.