<?xml version="1.0"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" href="http://id.gospeltranslations.org/w/skins/common/feed.css?239"?>
<rss version="2.0" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
	<channel>
		<title>Saudara-saudara, Pikirkanlah Hedonisme Kristen - Riwayat revisi</title>
		<link>http://id.gospeltranslations.org/w/index.php?title=Saudara-saudara,_Pikirkanlah_Hedonisme_Kristen&amp;action=history</link>
		<description>Riwayat revisi halaman ini di wiki</description>
		<language>id</language>
		<generator>MediaWiki 1.16alpha</generator>
		<lastBuildDate>Thu, 18 Jun 2026 00:54:23 GMT</lastBuildDate>
		<item>
			<title>Kathyyee pada 12:50, 31 Juli 2012</title>
			<link>http://id.gospeltranslations.org/w/index.php?title=Saudara-saudara,_Pikirkanlah_Hedonisme_Kristen&amp;diff=231&amp;oldid=prev</link>
			<description>&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;a href=&quot;http://id.gospeltranslations.org/w/index.php?title=Saudara-saudara,_Pikirkanlah_Hedonisme_Kristen&amp;amp;diff=231&amp;amp;oldid=230&quot;&gt;Perlihatkan perubahan&lt;/a&gt;</description>
			<pubDate>Tue, 31 Jul 2012 12:50:59 GMT</pubDate>			<dc:creator>Kathyyee</dc:creator>			<comments>http://id.gospeltranslations.org/wiki/Pembicaraan:Saudara-saudara,_Pikirkanlah_Hedonisme_Kristen</comments>		</item>
		<item>
			<title>Kathyyee: Melindungi &quot;Saudara-saudara, Pikirkanlah Hedonisme Kristen&quot; ([edit=sysop] (selamanya) [move=sysop] (selamanya))</title>
			<link>http://id.gospeltranslations.org/w/index.php?title=Saudara-saudara,_Pikirkanlah_Hedonisme_Kristen&amp;diff=230&amp;oldid=prev</link>
			<description>&lt;p&gt;Melindungi &amp;quot;&lt;a href=&quot;/wiki/Saudara-saudara,_Pikirkanlah_Hedonisme_Kristen&quot; title=&quot;Saudara-saudara, Pikirkanlah Hedonisme Kristen&quot;&gt;Saudara-saudara, Pikirkanlah Hedonisme Kristen&lt;/a&gt;&amp;quot; ([edit=sysop] (selamanya) [move=sysop] (selamanya))&lt;/p&gt;
&lt;table style=&quot;background-color: white; color:black;&quot;&gt;
			&lt;col class='diff-marker' /&gt;
			&lt;col class='diff-content' /&gt;
			&lt;col class='diff-marker' /&gt;
			&lt;col class='diff-content' /&gt;
		&lt;tr valign='top'&gt;
		&lt;td colspan='2' style=&quot;background-color: white; color:black;&quot;&gt;←Revisi sebelumnya&lt;/td&gt;
		&lt;td colspan='2' style=&quot;background-color: white; color:black;&quot;&gt;Revisi per 12:47, 31 Juli 2012&lt;/td&gt;
		&lt;/tr&gt;&lt;!-- diff generator: internal 2026-06-18 00:54:24 --&gt;
&lt;/table&gt;</description>
			<pubDate>Tue, 31 Jul 2012 12:47:23 GMT</pubDate>			<dc:creator>Kathyyee</dc:creator>			<comments>http://id.gospeltranslations.org/wiki/Pembicaraan:Saudara-saudara,_Pikirkanlah_Hedonisme_Kristen</comments>		</item>
		<item>
			<title>Yahya Kristiyanto pada 07:41, 31 Juli 2012</title>
			<link>http://id.gospeltranslations.org/w/index.php?title=Saudara-saudara,_Pikirkanlah_Hedonisme_Kristen&amp;diff=229&amp;oldid=prev</link>
			<description>&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;table style=&quot;background-color: white; color:black;&quot;&gt;
			&lt;col class='diff-marker' /&gt;
			&lt;col class='diff-content' /&gt;
			&lt;col class='diff-marker' /&gt;
			&lt;col class='diff-content' /&gt;
		&lt;tr valign='top'&gt;
		&lt;td colspan='2' style=&quot;background-color: white; color:black;&quot;&gt;←Revisi sebelumnya&lt;/td&gt;
		&lt;td colspan='2' style=&quot;background-color: white; color:black;&quot;&gt;Revisi per 07:41, 31 Juli 2012&lt;/td&gt;
		&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td colspan=&quot;2&quot; class=&quot;diff-lineno&quot;&gt;Baris 39:&lt;/td&gt;
&lt;td colspan=&quot;2&quot; class=&quot;diff-lineno&quot;&gt;Baris 39:&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Ada 2 jawaban: 1) ”Makanlah pil ini, maka aku akan memberimu uang.” Jika Anda berpikir bahwa keinginan untuk mendapatkan uang mengalahkan tindakan minum obat, maka cara seperti ini adalah contoh didikan yang buruk. Tetapi Yesus adalah seorang guru yang bijaksana, bukan yang bodoh. 2) Bahkan lebih penting lagi, ada bacaan-bacaan yang bukan hanya memberi usulan tetapi memerintahkan agar kita melakukan kebaikan dengan mengharapkan berkat di masa datang. Di dalam Lukas 12:33 tertulis, ”Juallah segala milikmu, dan berikanlah sedekah! Buatlah bagimu pundi-pundi yang tidak dapat menjadi tua, suatu harta di surga yang tidak akan habis, yang tidak dapat didekati pencuri dan yang tidak dirusakkan ngengat.”&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Ada 2 jawaban: 1) ”Makanlah pil ini, maka aku akan memberimu uang.” Jika Anda berpikir bahwa keinginan untuk mendapatkan uang mengalahkan tindakan minum obat, maka cara seperti ini adalah contoh didikan yang buruk. Tetapi Yesus adalah seorang guru yang bijaksana, bukan yang bodoh. 2) Bahkan lebih penting lagi, ada bacaan-bacaan yang bukan hanya memberi usulan tetapi memerintahkan agar kita melakukan kebaikan dengan mengharapkan berkat di masa datang. Di dalam Lukas 12:33 tertulis, ”Juallah segala milikmu, dan berikanlah sedekah! Buatlah bagimu pundi-pundi yang tidak dapat menjadi tua, suatu harta di surga yang tidak akan habis, yang tidak dapat didekati pencuri dan yang tidak dirusakkan ngengat.”&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;-&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #ffa; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Hubungan antara sedekah dan memiliki harta kekal di surga bukan semata-mata hasil, tetapi tujuan: Buatlah tujuan Anda untuk memiliki harta di surga, dan Anda bisa melakukannya dengan cara menjual semua milik Anda dan memberi sedekah.&lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;”&lt;/del&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;+&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #cfc; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Hubungan antara sedekah dan memiliki harta kekal di surga bukan semata-mata hasil, tetapi tujuan: Buatlah tujuan Anda untuk memiliki harta di surga, dan Anda bisa melakukannya dengan cara menjual semua milik Anda dan memberi sedekah.&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;-&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #ffa; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Dan lagi, Lukas 16:9 menulis: ”Ikatlah persahabatan dengan mempergunakan Mamon yang tidak jujur, supaya jika Mamon itu tidak dapat menolong lagi, kamu diterima di dalam kemah abadi.” &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt; &lt;/del&gt;Lukas tidak menuliskan bahwa akibat dari menggunakan harta milik secara tepat adalah untuk mendapatkan kemah abadi. &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;&amp;nbsp; &lt;/del&gt;Dia menuliskan, ”Jadikan hal itu sebagai tujuan untuk&amp;nbsp; mendapatkan kemah abadi dengan cara menggunakan harta milikmu.”&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;+&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #cfc; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Dan lagi, Lukas 16:9 menulis: ”Ikatlah persahabatan dengan mempergunakan Mamon yang tidak jujur, supaya jika Mamon itu tidak dapat menolong lagi, kamu diterima di dalam kemah abadi.” Lukas tidak menuliskan bahwa akibat dari menggunakan harta milik secara tepat adalah untuk mendapatkan kemah abadi. Dia menuliskan, ”Jadikan hal itu sebagai tujuan untuk&amp;nbsp; mendapatkan kemah abadi dengan cara menggunakan harta milikmu.”&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;-&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #ffa; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Dengan demikian, kita menolak moralitas penganut Kant. &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt; &lt;/del&gt;Ibarat gambaran gereja, kita yang duduk di jajaran jemaat dan yang memimpin ibadah, bersama-sama menolak moralitas para penganut Kant. &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt; &lt;/del&gt;Bagi jemaat, hal &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;inti &lt;/del&gt;adalah puji-pujian yang muncul dari hati dengan satu pertimbangan bahwa itu bisa dilakukan sebagai tugas. &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt; &lt;/del&gt;Ada 2 kemungkinan sikap yang muncul dari puji-pujian yang murni: &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;bersuka-cita &lt;/del&gt;dalam Tuhan atau pertobatan karena menyadari kurangnya pujian dalam hidup keseharian.&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;+&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #cfc; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Dengan demikian, kita menolak moralitas penganut Kant. Ibarat gambaran gereja, kita yang duduk di jajaran jemaat dan yang memimpin ibadah, bersama-sama menolak moralitas para penganut Kant. Bagi jemaat, hal &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;yang paling utama &lt;/ins&gt;adalah puji-pujian yang muncul dari &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;dalam &lt;/ins&gt;hati dengan satu pertimbangan bahwa itu bisa dilakukan sebagai tugas. Ada 2 kemungkinan sikap yang muncul dari puji-pujian yang murni: &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;bersukacita &lt;/ins&gt;dalam Tuhan atau pertobatan karena menyadari kurangnya pujian dalam hidup keseharian.&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;-&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #ffa; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Minggu, jam 11 siang.&lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;, &lt;/del&gt;Ibrani 11:6 mematahkan pendapat Imanuel Kant. ”Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt; &lt;/del&gt;Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia.” &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt; &lt;/del&gt;Anda tidak akan bisa berkenan &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;kepadaNya &lt;/del&gt;jika &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;anda &lt;/del&gt;tidak datang &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;kepadaNya &lt;/del&gt;dan memandang Tuhan sebagai pemberi upah. &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt; &lt;/del&gt;Sehingga, puji-pujian yang menyenangkan Tuhan adalah sebuah usaha untuk mengejar hedonisme dalam Tuhan di mana kehadiran Tuhan adalah kepenuhan sukacita dan yang dalam &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;tanganNya &lt;/del&gt;terdapat kesenangan yang tiada berakhir. &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt; &lt;/del&gt;(&lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;Masmur &lt;/del&gt;16:11).&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;+&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #cfc; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Minggu, jam 11 siang. Ibrani 11:6 mematahkan pendapat Imanuel Kant. ”Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia.” Anda tidak akan bisa berkenan &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;kepada-Nya &lt;/ins&gt;jika &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;Anda &lt;/ins&gt;tidak datang &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;kepada-Nya &lt;/ins&gt;dan memandang Tuhan sebagai pemberi upah. Sehingga, puji-pujian yang menyenangkan Tuhan adalah sebuah usaha untuk mengejar hedonisme dalam Tuhan di mana kehadiran Tuhan adalah kepenuhan sukacita dan yang dalam &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;tangan-Nya &lt;/ins&gt;terdapat kesenangan yang tiada berakhir. (&lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;Mazmur &lt;/ins&gt;16:11).&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;-&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #ffa; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;(Kembali pada gambaran gereja: Jemaat yang duduk berderet dan pemimpin ibadah di mimbar). &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt; &lt;/del&gt;Dan pada bagian mimbar, saudara-saudara, perubahan apa yang akan tampak jika kita &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;sebagai &lt;/del&gt;penganut hedonis Kristen dan bukan &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;sebagai &lt;/del&gt;penganut &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;Kantian &lt;/del&gt;yang &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;sekedar &lt;/del&gt;menjalankan tugas!&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;+&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #cfc; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;(Kembali pada gambaran gereja: Jemaat yang duduk berderet dan pemimpin ibadah di mimbar). Dan pada bagian mimbar, saudara-saudara, perubahan apa yang akan tampak jika kita &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;menjadi &lt;/ins&gt;penganut hedonis Kristen dan bukan &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;menjadi &lt;/ins&gt;penganut &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;Kant &lt;/ins&gt;yang &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;sekadar &lt;/ins&gt;menjalankan tugas!&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;-&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #ffa; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;John Boardus &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt; &lt;/del&gt;dengan sangat jelas mengatakan, ”Secara hukum/peraturan pelayanan mungkin hanya merupakan perwujudan sebuah keinginan akan kebahagiaan dan sebaliknya, sebuah peringatan (warning) akan ketidakbahagiaan. &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt; Filsuf&lt;/del&gt;-filsuf yang selalu menekankan bahwa kita harus melakukan hal-hal yang benar, &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt; &lt;/del&gt;secara sederhana bisa dikatakan bahwa hal-hal seperti itu tidak mencerminkan kehidupan mereka, karena hanya ada 2 alasan&lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;: &lt;/del&gt;mereka &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;cuek &lt;/del&gt;terhadap sifat alamiah manusia atau mereka membesar-besarkan tindakan yang dianggap baik secara spekulasi. (On the Preparation and Delivery Sermons, &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;p&lt;/del&gt;. 117)&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;+&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #cfc; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;John Boardus dengan sangat jelas mengatakan, ”Secara hukum/peraturan pelayanan mungkin hanya merupakan perwujudan sebuah keinginan akan kebahagiaan&lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;; &lt;/ins&gt;dan sebaliknya, sebuah peringatan (&lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;''&lt;/ins&gt;warning&lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;''&lt;/ins&gt;) akan ketidakbahagiaan. &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;Mengenai filsuf&lt;/ins&gt;-filsuf yang selalu menekankan bahwa kita harus melakukan hal-hal yang benar, &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;sebenarnya &lt;/ins&gt;secara sederhana bisa dikatakan bahwa hal-hal seperti itu tidak mencerminkan kehidupan mereka, karena hanya ada 2 alasan&lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;, yaitu &lt;/ins&gt;mereka &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;tidak peduli &lt;/ins&gt;terhadap sifat alamiah manusia&lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;, &lt;/ins&gt;atau mereka membesar-besarkan tindakan yang dianggap baik secara spekulasi. (On the Preparation and Delivery Sermons, &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;h&lt;/ins&gt;. 117).&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;-&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #ffa; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;&lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;Sebagai kaum hedonis Kristen kita tahu bahwa setiap pendengar merindukan kebahagiaan.&amp;nbsp; Dan kita tidak bisa menyuruh mereka untuk menyangkali atau menekan kerinduan tersebut.&amp;nbsp;  Kita akan memerintahkan mereka untuk memenuhi kehausan jiwanya dengan kemurahan Tuhan.&amp;nbsp; Kita akan lukiskan kemuliaan Tuhan dengan warna –warna yang agung; merah, kuning dan biru; dan untuk menggambarkan neraka kita akan melukiskan dengan warna-warna gelap yang kotor; abu-abu dan hitam&lt;/del&gt;.&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;+&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #cfc; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;-&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #ffa; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;&lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;Kita akan menyerahkan segala usaha &lt;/del&gt;kita &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;kepada kepenuhan Roh Kudus untuk membisikkan kata-kata kepada orang-orang yang ”menderita untuk Kristus sebagai harta yang lebih besar daripada harta karun Mesir” (Ibrani 11:26); sehingga mereka &lt;/del&gt;bisa &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;lebih berbahagia dalam memberi daripada menerima (Kisah Rasul 20:35); &lt;/del&gt;mereka akan &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;menganggap segala sesuatu sebagai kerugian karena nilai pengenalan &lt;/del&gt;mereka akan &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;Yesus Kristus sebagai &lt;/del&gt;Tuhan &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;(Filipi 3&lt;/del&gt;:&lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;8)&lt;/del&gt;; &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;bahwa semua tujuan perintah&lt;/del&gt;-&lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;perintah Yesus adalah agar sukacita mereka semakin dipenuhkan (Yohanes 15&lt;/del&gt;:&lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;11); sehingga jika mereka membuat diri mereka bersuka&lt;/del&gt;-&lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;cita di dalam Tuhan, Dia akan memberikan kerinduan dalam hati mereka (Masmur 37:4); bahwa ada hasil yang besar dalam ucapan syukur kepada Tuhan (1 Timotius 6:6); &lt;/del&gt;dan &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;bahwa suka-cita dari Tuhan adalah kekuatan mereka (Nehemia 8:11)&lt;/del&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;+&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #cfc; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;&lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;Sebagai kaum hedonis Kristen &lt;/ins&gt;kita &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;tahu bahwa setiap pendengar merindukan kebahagiaan. Dan kita tidak &lt;/ins&gt;bisa &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;menyuruh &lt;/ins&gt;mereka &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;untuk menyangkali atau menekan kerinduan tersebut. Kita &lt;/ins&gt;akan &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;memerintahkan &lt;/ins&gt;mereka &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;untuk memenuhi kehausan jiwanya dengan kemurahan Tuhan. Kita &lt;/ins&gt;akan &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;melukiskan kemuliaan &lt;/ins&gt;Tuhan &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;dengan warna–warna yang agung&lt;/ins&gt;: &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;merah, kuning dan biru&lt;/ins&gt;; &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;dan untuk menggambarkan neraka kita akan melukiskan dengan warna&lt;/ins&gt;-&lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;warna gelap yang kotor&lt;/ins&gt;: &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;abu&lt;/ins&gt;-&lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;abu &lt;/ins&gt;dan &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;hitam.&lt;/ins&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;-&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #ffa; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Kita tidak akan memotivasi mereka dengan hal-hal yang dianut para Kantian; yaitu pelayanan sebagai tugas. &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt; &lt;/del&gt;Tetapi kita akan mengingatkan mereka bahwa Yesus sengsara di kayu salib untuk sebuah &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;suka-cita &lt;/del&gt;yang telah dirancang sebelumnya (Ibrani 12:2), dan bahwa Hudson Taylor, pada akhir hidupnya yang penuh dengan pencobaan dan penderitaan, berkata, ”Saya tidak pernah melakukan pengorbanan” (Hudson Taylor’s Spiritual Secret, &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;p&lt;/del&gt;.30).&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;+&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #cfc; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;&lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;Kita akan menyerahkan segala usaha kita kepada kepenuhan Roh Kudus untuk membisikkan kata-kata kepada orang-orang yang ”menganggap penghinaan karena Kristus sebagai kekayaan yang lebih besar daripada semua harta Mesir” (Ibrani 11:26); sehingga mereka bisa lebih berbahagia dalam memberi daripada menerima (Kisah Rasul 20:35); mereka akan menganggap segala sesuatu sebagai kerugian karena nilai pengenalan mereka akan Yesus Kristus sebagai Tuhan (Filipi 3:8); bahwa semua tujuan perintah-perintah Yesus adalah agar sukacita mereka semakin dipenuhkan (Yohanes 15:11); sehingga jika mereka membuat diri mereka bersukacita di dalam Tuhan, Dia akan memberikan kerinduan di dalam hati mereka (Mazmur 37:4); bahwa ada hasil yang besar dalam ucapan syukur kepada Tuhan (1 Timotius 6:6); dan bahwa sukacita dari Tuhan adalah kekuatan mereka (Nehemia 8:11).&lt;/ins&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td colspan=&quot;2&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;+&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #cfc; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;&amp;#160;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td colspan=&quot;2&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;+&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #cfc; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Kita tidak akan memotivasi mereka dengan hal-hal yang dianut para Kantian; yaitu pelayanan sebagai tugas. Tetapi kita akan mengingatkan mereka bahwa Yesus sengsara di kayu salib untuk sebuah &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;sukacita &lt;/ins&gt;yang telah dirancang sebelumnya (Ibrani 12:2), dan bahwa Hudson Taylor, pada akhir hidupnya yang penuh dengan pencobaan dan penderitaan, berkata, ”Saya tidak pernah melakukan pengorbanan” (Hudson Taylor’s Spiritual Secret, &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;h&lt;/ins&gt;.30).&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;!-- diff generator: internal 2026-06-18 00:54:24 --&gt;
&lt;/table&gt;</description>
			<pubDate>Tue, 31 Jul 2012 07:41:17 GMT</pubDate>			<dc:creator>Yahya Kristiyanto</dc:creator>			<comments>http://id.gospeltranslations.org/wiki/Pembicaraan:Saudara-saudara,_Pikirkanlah_Hedonisme_Kristen</comments>		</item>
		<item>
			<title>Yahya Kristiyanto pada 07:12, 31 Juli 2012</title>
			<link>http://id.gospeltranslations.org/w/index.php?title=Saudara-saudara,_Pikirkanlah_Hedonisme_Kristen&amp;diff=228&amp;oldid=prev</link>
			<description>&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;table style=&quot;background-color: white; color:black;&quot;&gt;
			&lt;col class='diff-marker' /&gt;
			&lt;col class='diff-content' /&gt;
			&lt;col class='diff-marker' /&gt;
			&lt;col class='diff-content' /&gt;
		&lt;tr valign='top'&gt;
		&lt;td colspan='2' style=&quot;background-color: white; color:black;&quot;&gt;←Revisi sebelumnya&lt;/td&gt;
		&lt;td colspan='2' style=&quot;background-color: white; color:black;&quot;&gt;Revisi per 07:12, 31 Juli 2012&lt;/td&gt;
		&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td colspan=&quot;2&quot; class=&quot;diff-lineno&quot;&gt;Baris 33:&lt;/td&gt;
&lt;td colspan=&quot;2&quot; class=&quot;diff-lineno&quot;&gt;Baris 33:&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Di dalam Lukas 6:35 tertulis: &amp;quot;Tetapi kamu, kasihilah musuhmu dan berbuatlah baik kepada mereka dan pinjamkan dengan tidak mengharapkan balasan, maka upahmu akan besar.&amp;quot;&amp;nbsp; Perhatikan: 1) Kita tidak boleh termotivasi oleh kebesaran upah dunia (&amp;quot;jangan mengharapkan balasan&amp;quot;); tetapi 2) kita diberi kekuatan untuk mengalami &amp;quot;sebuah kehilangan&amp;quot; dalam kasih oleh janji-janji upah di masa yang akan datang.&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Di dalam Lukas 6:35 tertulis: &amp;quot;Tetapi kamu, kasihilah musuhmu dan berbuatlah baik kepada mereka dan pinjamkan dengan tidak mengharapkan balasan, maka upahmu akan besar.&amp;quot;&amp;nbsp; Perhatikan: 1) Kita tidak boleh termotivasi oleh kebesaran upah dunia (&amp;quot;jangan mengharapkan balasan&amp;quot;); tetapi 2) kita diberi kekuatan untuk mengalami &amp;quot;sebuah kehilangan&amp;quot; dalam kasih oleh janji-janji upah di masa yang akan datang.&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;-&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #ffa; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Sekali lagi, dalam Lukas 14:12-14: ”Apabila engkau mengadakan perjamuan siang atau perjamuan malam, janganlah engkau mengundang sahabat-sahabatmu atau saudara-saudaramu atau kaum keluargamu atau tetangga-tetanggamu yang kaya, karena mereka akan membalasnya dengan mengundang engkau pula dan dengan demikian engkau mendapat balasnya. Tetapi apabila engkau mengadakan perjamuan, undanglah orang-orang miskin... Dan engkau akan berbahagia, karena mereka tidak mempunyai apa-apa untuk membalasnya kepadamu. Sebab engkau akan mendapat balasnya pada hari kebangkitan orang-orang benar.”&amp;nbsp; Perhatikan: 1)jangan melakukan hal-hal baik untuk keuntungan duniawi; tetapi 2) lakukanlah kebaikan&lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;-kebaikan tersebut untuk keuntungan-&lt;/del&gt;keuntungan spiritual dan surgawi.&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;+&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #cfc; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Sekali lagi, dalam Lukas 14:12-14: ”Apabila engkau mengadakan perjamuan siang atau perjamuan malam, janganlah engkau mengundang sahabat-sahabatmu atau saudara-saudaramu atau kaum keluargamu atau tetangga-tetanggamu yang kaya, karena mereka akan membalasnya dengan mengundang engkau pula dan dengan demikian engkau mendapat balasnya. Tetapi apabila engkau mengadakan perjamuan, undanglah orang-orang miskin... Dan engkau akan berbahagia, karena mereka tidak mempunyai apa-apa untuk membalasnya kepadamu. Sebab engkau akan mendapat balasnya pada hari kebangkitan orang-orang benar.”&amp;nbsp; Perhatikan: 1)jangan melakukan hal-hal baik untuk keuntungan duniawi; tetapi 2) lakukanlah kebaikan &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;demi &lt;/ins&gt;keuntungan spiritual dan surgawi.&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;-&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #ffa; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Tetapi para penganut Kant &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;akan &lt;/del&gt;mengatakan, ”Tidak. Tidak. &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt; &lt;/del&gt;Bacaan ini hanya menjelaskan &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt; &lt;/del&gt;tentang apa yang dihasilkan upah jika &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;anda &lt;/del&gt;bertindak acuh tak acuh.&amp;nbsp; Mereka tidak mengajari kita untuk mencari upah itu. &amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;+&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #cfc; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Tetapi para penganut Kant mengatakan, ”Tidak. Tidak. Bacaan ini hanya menjelaskan tentang apa yang dihasilkan upah jika &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;Anda &lt;/ins&gt;bertindak acuh tak acuh.&amp;nbsp; Mereka tidak mengajari kita untuk mencari upah itu.&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;-&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #ffa; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Ada 2 jawaban: 1) &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;:&lt;/del&gt;”Makanlah pil ini &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;dan saya &lt;/del&gt;akan memberimu uang&lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;,&lt;/del&gt;” &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;jika anda &lt;/del&gt;berpikir bahwa keinginan untuk mendapatkan uang &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;akan menghancurkan &lt;/del&gt;tindakan minum obat maka cara &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;di atas &lt;/del&gt;adalah contoh didikan yang buruk. &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt; &lt;/del&gt;Tetapi Yesus adalah seorang guru yang bijaksana, bukan yang bodoh. &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt; &lt;/del&gt;2) &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt; &lt;/del&gt;Bahkan lebih penting lagi, ada bacaan-bacaan yang bukan hanya memberi usulan tetapi memerintahkan agar kita melakukan kebaikan dengan mengharapkan berkat di masa datang. &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt; &lt;/del&gt;Di dalam Lukas 12:33 tertulis, &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;” Juallah &lt;/del&gt;segala milikmu, dan berikanlah sedekah! Buatlah bagimu pundi-pundi yang tidak &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;bisa &lt;/del&gt;menjadi tua, suatu harta di surga yang tidak akan &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;pernah &lt;/del&gt;habis, yang tidak dapat didekati pencuri dan yang tidak dirusakkan ngengat.”&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;+&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #cfc; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Ada 2 jawaban: 1) ”Makanlah pil ini&lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;, maka aku &lt;/ins&gt;akan memberimu uang&lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;.&lt;/ins&gt;” &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;Jika Anda &lt;/ins&gt;berpikir bahwa keinginan untuk mendapatkan uang &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;mengalahkan &lt;/ins&gt;tindakan minum obat&lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;, &lt;/ins&gt;maka cara &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;seperti ini &lt;/ins&gt;adalah contoh didikan yang buruk. Tetapi Yesus adalah seorang guru yang bijaksana, bukan yang bodoh. 2) Bahkan lebih penting lagi, ada bacaan-bacaan yang bukan hanya memberi usulan tetapi memerintahkan agar kita melakukan kebaikan dengan mengharapkan berkat di masa datang. Di dalam Lukas 12:33 tertulis, &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;”Juallah &lt;/ins&gt;segala milikmu, dan berikanlah sedekah! Buatlah bagimu pundi-pundi yang tidak &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;dapat &lt;/ins&gt;menjadi tua, suatu harta di surga yang tidak akan habis, yang tidak dapat didekati pencuri dan yang tidak dirusakkan ngengat.”&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;-&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #ffa; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Hubungan antara sedekah dan memiliki harta kekal di surga bukan semata-mata hasil, tetapi tujuan: Buatlah tujuan &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;anda &lt;/del&gt;untuk memiliki harta di surga, dan &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;anda &lt;/del&gt;bisa melakukannya dengan cara menjual semua milik &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;anda &lt;/del&gt;dan memberi sedekah.”&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;+&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #cfc; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Hubungan antara sedekah dan memiliki harta kekal di surga bukan semata-mata hasil, tetapi tujuan: Buatlah tujuan &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;Anda &lt;/ins&gt;untuk memiliki harta di surga, dan &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;Anda &lt;/ins&gt;bisa melakukannya dengan cara menjual semua milik &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;Anda &lt;/ins&gt;dan memberi sedekah.”&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Dan lagi, Lukas 16:9 menulis: ”Ikatlah persahabatan dengan mempergunakan Mamon yang tidak jujur, supaya jika Mamon itu tidak dapat menolong lagi, kamu diterima di dalam kemah abadi.”&amp;nbsp; Lukas tidak menuliskan bahwa akibat dari menggunakan harta milik secara tepat adalah untuk mendapatkan kemah abadi.&amp;nbsp;  Dia menuliskan, ”Jadikan hal itu sebagai tujuan untuk&amp;nbsp; mendapatkan kemah abadi dengan cara menggunakan harta milikmu.”&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Dan lagi, Lukas 16:9 menulis: ”Ikatlah persahabatan dengan mempergunakan Mamon yang tidak jujur, supaya jika Mamon itu tidak dapat menolong lagi, kamu diterima di dalam kemah abadi.”&amp;nbsp; Lukas tidak menuliskan bahwa akibat dari menggunakan harta milik secara tepat adalah untuk mendapatkan kemah abadi.&amp;nbsp;  Dia menuliskan, ”Jadikan hal itu sebagai tujuan untuk&amp;nbsp; mendapatkan kemah abadi dengan cara menggunakan harta milikmu.”&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;!-- diff generator: internal 2026-06-18 00:54:24 --&gt;
&lt;/table&gt;</description>
			<pubDate>Tue, 31 Jul 2012 07:12:30 GMT</pubDate>			<dc:creator>Yahya Kristiyanto</dc:creator>			<comments>http://id.gospeltranslations.org/wiki/Pembicaraan:Saudara-saudara,_Pikirkanlah_Hedonisme_Kristen</comments>		</item>
		<item>
			<title>Yahya Kristiyanto pada 06:49, 31 Juli 2012</title>
			<link>http://id.gospeltranslations.org/w/index.php?title=Saudara-saudara,_Pikirkanlah_Hedonisme_Kristen&amp;diff=227&amp;oldid=prev</link>
			<description>&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;table style=&quot;background-color: white; color:black;&quot;&gt;
			&lt;col class='diff-marker' /&gt;
			&lt;col class='diff-content' /&gt;
			&lt;col class='diff-marker' /&gt;
			&lt;col class='diff-content' /&gt;
		&lt;tr valign='top'&gt;
		&lt;td colspan='2' style=&quot;background-color: white; color:black;&quot;&gt;←Revisi sebelumnya&lt;/td&gt;
		&lt;td colspan='2' style=&quot;background-color: white; color:black;&quot;&gt;Revisi per 06:49, 31 Juli 2012&lt;/td&gt;
		&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td colspan=&quot;2&quot; class=&quot;diff-lineno&quot;&gt;Baris 33:&lt;/td&gt;
&lt;td colspan=&quot;2&quot; class=&quot;diff-lineno&quot;&gt;Baris 33:&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Di dalam Lukas 6:35 tertulis: &amp;quot;Tetapi kamu, kasihilah musuhmu dan berbuatlah baik kepada mereka dan pinjamkan dengan tidak mengharapkan balasan, maka upahmu akan besar.&amp;quot;&amp;nbsp; Perhatikan: 1) Kita tidak boleh termotivasi oleh kebesaran upah dunia (&amp;quot;jangan mengharapkan balasan&amp;quot;); tetapi 2) kita diberi kekuatan untuk mengalami &amp;quot;sebuah kehilangan&amp;quot; dalam kasih oleh janji-janji upah di masa yang akan datang.&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Di dalam Lukas 6:35 tertulis: &amp;quot;Tetapi kamu, kasihilah musuhmu dan berbuatlah baik kepada mereka dan pinjamkan dengan tidak mengharapkan balasan, maka upahmu akan besar.&amp;quot;&amp;nbsp; Perhatikan: 1) Kita tidak boleh termotivasi oleh kebesaran upah dunia (&amp;quot;jangan mengharapkan balasan&amp;quot;); tetapi 2) kita diberi kekuatan untuk mengalami &amp;quot;sebuah kehilangan&amp;quot; dalam kasih oleh janji-janji upah di masa yang akan datang.&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;-&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #ffa; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Sekali lagi, dalam Lukas 14:12-14: ”Apabila engkau mengadakan perjamuan siang atau perjamuan malam, janganlah engkau mengundang sahabat-sahabatmu atau saudara-saudaramu atau kaum keluargamu atau tetangga-tetanggamu yang kaya, karena mereka akan membalasnya dengan mengundang engkau pula dan dengan demikian engkau &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;mendapatkan pembalasannya&lt;/del&gt;. Tetapi apabila engkau mengadakan perjamuan, undanglah orang-orang miskin...&lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;......dan &lt;/del&gt;engkau akan berbahagia karena mereka tidak mempunyai apa-apa untuk membalasnya kepadamu. &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt; &lt;/del&gt;Sebab engkau akan &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;mendapatkan pembalasan &lt;/del&gt;pada hari kebangkitan orang-orang benar.”&amp;nbsp; Perhatikan: 1)jangan melakukan hal-hal baik untuk keuntungan duniawi; tetapi 2) lakukanlah kebaikan-kebaikan tersebut untuk keuntungan-keuntungan spiritual dan surgawi.&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;+&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #cfc; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Sekali lagi, dalam Lukas 14:12-14: ”Apabila engkau mengadakan perjamuan siang atau perjamuan malam, janganlah engkau mengundang sahabat-sahabatmu atau saudara-saudaramu atau kaum keluargamu atau tetangga-tetanggamu yang kaya, karena mereka akan membalasnya dengan mengundang engkau pula dan dengan demikian engkau &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;mendapat balasnya&lt;/ins&gt;. Tetapi apabila engkau mengadakan perjamuan, undanglah orang-orang miskin... &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;Dan &lt;/ins&gt;engkau akan berbahagia&lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;, &lt;/ins&gt;karena mereka tidak mempunyai apa-apa untuk membalasnya kepadamu. Sebab engkau akan &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;mendapat balasnya &lt;/ins&gt;pada hari kebangkitan orang-orang benar.”&amp;nbsp; Perhatikan: 1)jangan melakukan hal-hal baik untuk keuntungan duniawi; tetapi 2) lakukanlah kebaikan-kebaikan tersebut untuk keuntungan-keuntungan spiritual dan surgawi.&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Tetapi para penganut Kant akan mengatakan, ”Tidak. Tidak.&amp;nbsp; Bacaan ini hanya menjelaskan&amp;nbsp; tentang apa yang dihasilkan upah jika anda bertindak acuh tak acuh.&amp;nbsp; Mereka tidak mengajari kita untuk mencari upah itu. &amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Tetapi para penganut Kant akan mengatakan, ”Tidak. Tidak.&amp;nbsp; Bacaan ini hanya menjelaskan&amp;nbsp; tentang apa yang dihasilkan upah jika anda bertindak acuh tak acuh.&amp;nbsp; Mereka tidak mengajari kita untuk mencari upah itu. &amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;!-- diff generator: internal 2026-06-18 00:54:24 --&gt;
&lt;/table&gt;</description>
			<pubDate>Tue, 31 Jul 2012 06:49:39 GMT</pubDate>			<dc:creator>Yahya Kristiyanto</dc:creator>			<comments>http://id.gospeltranslations.org/wiki/Pembicaraan:Saudara-saudara,_Pikirkanlah_Hedonisme_Kristen</comments>		</item>
		<item>
			<title>Yahya Kristiyanto pada 06:33, 31 Juli 2012</title>
			<link>http://id.gospeltranslations.org/w/index.php?title=Saudara-saudara,_Pikirkanlah_Hedonisme_Kristen&amp;diff=226&amp;oldid=prev</link>
			<description>&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;table style=&quot;background-color: white; color:black;&quot;&gt;
			&lt;col class='diff-marker' /&gt;
			&lt;col class='diff-content' /&gt;
			&lt;col class='diff-marker' /&gt;
			&lt;col class='diff-content' /&gt;
		&lt;tr valign='top'&gt;
		&lt;td colspan='2' style=&quot;background-color: white; color:black;&quot;&gt;←Revisi sebelumnya&lt;/td&gt;
		&lt;td colspan='2' style=&quot;background-color: white; color:black;&quot;&gt;Revisi per 06:33, 31 Juli 2012&lt;/td&gt;
		&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td colspan=&quot;2&quot; class=&quot;diff-lineno&quot;&gt;Baris 17:&lt;/td&gt;
&lt;td colspan=&quot;2&quot; class=&quot;diff-lineno&quot;&gt;Baris 17:&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Di dalam suratnya untuk Sheldon Vanauken, C.S. Lewis&amp;nbsp; menulisnya seperti ini: ”Tahukah engkau, ini merupakan tugas orang-orang Kristen, agar semua orang menjadi sebahagia mungkin.”&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Di dalam suratnya untuk Sheldon Vanauken, C.S. Lewis&amp;nbsp; menulisnya seperti ini: ”Tahukah engkau, ini merupakan tugas orang-orang Kristen, agar semua orang menjadi sebahagia mungkin.”&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;-&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #ffa; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Dan Flannery O’ Connor memberikan pandangannya tentang penyangkalan diri seperti ini: &amp;quot;...dan lawannya adalah dosa. &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt; &lt;/del&gt;Gambarkan saya dengan gigi bawah menunjukkan sukacita – lengkap dengan perisai juga, seakan-akan sebuah perjalanan yang berbahaya.&amp;quot;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;+&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #cfc; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Dan Flannery O’ Connor memberikan pandangannya tentang penyangkalan diri seperti ini: &amp;quot;...dan lawannya adalah dosa. Gambarkan saya dengan gigi bawah menunjukkan sukacita – lengkap dengan perisai juga, seakan-akan sebuah perjalanan yang berbahaya.&amp;quot;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;-&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #ffa; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Penganut paham Kant mengatakan bahwa, tidaklah menjadi masalah untuk mendapatkan sukacita sebagai akibat tindakan yang tidak disengaja. Tetapi semua orang (termasuk saya) adalah orang-orang yang mengarahkan tujuan kepada sukacita. Ini&amp;nbsp; mustahil, karena kehendak untuk melakukan tindakan itu adalah hal yang mandiri; kehendak itu selalu berhubungan dengan pemahaman akan kebahagiaan, dan itulah yang akan membawa &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;kebahagia an &lt;/del&gt;yang tertinggi (Yohanes 8:34; Roma 6:16; 2 Petrus 2:19).&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;+&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #cfc; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Penganut paham Kant mengatakan bahwa, tidaklah menjadi masalah untuk mendapatkan sukacita sebagai akibat tindakan yang tidak disengaja. Tetapi semua orang (termasuk saya) adalah orang-orang yang mengarahkan tujuan kepada sukacita. Ini&amp;nbsp; mustahil, karena kehendak untuk melakukan tindakan itu adalah hal yang mandiri; kehendak itu selalu berhubungan dengan pemahaman akan kebahagiaan, dan itulah yang akan membawa &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;kebahagiaan &lt;/ins&gt;yang tertinggi (Yohanes 8:34; Roma 6:16; 2 Petrus 2:19).&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;-&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #ffa; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Pascal benar saat ia mengatakan (Pensee 250): ”Semua orang tanpa kecuali mencari kebahagiaan. &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt; &lt;/del&gt;Mereka mengarahkan tujuannya pada hal ini, tetapi mereka mempunyai cara yang berbeda &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;dalam &lt;/del&gt;mencapainya&lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;.&lt;/del&gt;... Mereka tidak akan pernah melakukan tindakan kecil dengan tujuan ini. &amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;+&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #cfc; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Pascal benar saat ia mengatakan (Pensee 250): ”Semua orang tanpa kecuali mencari kebahagiaan. Mereka mengarahkan tujuannya pada hal ini, tetapi mereka mempunyai cara yang berbeda &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;untuk &lt;/ins&gt;mencapainya... Mereka tidak akan pernah melakukan tindakan kecil dengan tujuan ini. Kebahagiaan adalah motif dari semua tindakan manusia, bahkan orang-orang yang melakukan tindakan bunuh diri sekalipun.”&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;-&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #ffa; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;&amp;#160;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;+&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #cfc; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;-&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #ffa; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Kebahagiaan adalah motif dari semua tindakan manusia, bahkan orang-orang yang melakukan tindakan bunuh diri sekalipun.”&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;+&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #cfc; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Tetapi, moralitas ’tidak peduli’ bukan hanya tidak mungkin; moralitas tersebut juga tidak diharapkan. Itu merupakan hal yang tidak alkitabiah; karena moralitas tersebut memiliki arti bahwa semakin baik seseorang semakin sukar bagi dia untuk melakukan tindakan moral. Contoh orang yang berkriteria baik dalam Alkitab bukanlah orang yang tidak melakukan hal-hal baik, tetapi di dalam Alkitab orang tersebut akan menjadi tegar dan kuat untuk melakukan kebaikan demi tugas. Orang yang baik mencintai kebaikan hati (Mika 6:8) dan gemar berada dalam hukum-hukum Tuhan (Masmur 1:2). Lantas, bagaimana mungkin orang-orang seperti itu melakukan tindakan kebaikan dengan acuh tak acuh? Semakin baik seseorang, semakin besar sukacita dalam ketaatannya.&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Tetapi, moralitas ’tidak peduli’ bukan hanya tidak mungkin; moralitas tersebut juga tidak diharapkan. Itu merupakan hal yang tidak alkitabiah; karena moralitas tersebut memiliki arti bahwa semakin baik seseorang semakin sukar bagi dia untuk melakukan tindakan moral. Contoh orang yang berkriteria baik dalam Alkitab bukanlah orang yang tidak melakukan hal-hal baik, tetapi di dalam Alkitab orang tersebut akan menjadi tegar dan kuat untuk melakukan kebaikan demi tugas. Orang yang baik mencintai kebaikan hati (Mika 6:8) dan gemar berada dalam hukum-hukum Tuhan (Masmur 1:2). Lantas, bagaimana mungkin orang-orang seperti itu melakukan tindakan kebaikan dengan acuh tak acuh? Semakin baik seseorang, semakin besar sukacita dalam ketaatannya.&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;-&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #ffa; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Kant sangat menyukai seorang pemberi yang acuh tak acuh. &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt; &lt;/del&gt;Tuhan mengasihi pemberi yang &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;bersuka-cita &lt;/del&gt;(2 Korintus 9:7). &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt; &lt;/del&gt;Sikap acuh tak acuh tidak menyukakan hati Tuhan. &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt; &lt;/del&gt;Dia menghendaki kita &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;bersuka-cita &lt;/del&gt;dalam melakukan hal-hal yang baik dan melakukannya dengan penuh percaya bahwa ketaatan kita menjaga dan meningkatkan sukacita kita di dalam Tuhan. &amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;+&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #cfc; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Kant sangat menyukai seorang pemberi yang acuh tak acuh. Tuhan mengasihi pemberi yang &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;bersukacita &lt;/ins&gt;(2 Korintus 9:7). Sikap acuh tak acuh tidak menyukakan hati Tuhan. Dia menghendaki kita &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;bersukacita &lt;/ins&gt;dalam melakukan hal-hal yang baik dan melakukannya dengan penuh percaya bahwa ketaatan kita menjaga dan meningkatkan sukacita kita di dalam Tuhan. &amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Oh, berarti saya bisa memunculkan pilihan-pilihan pada gereja-gereja kami bahwa kebaikan dan kebenaran moral memerlukan tindakan untuk menjalankan tugas dengan acuh tak acuh – pilihan bahwa hal-hal yang baik dijanjikan sebagai akibat dari ketaatan tetapi bukan sebagai tunjangan/insentif. Alkitab penuh dengan janji-janji yang tidak ditambahkan sebagai hasil non-motivasi, tetapi yang jelas dan tegas dan secara hedonis bertujuan untuk memotivasi perilaku kita.&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Oh, berarti saya bisa memunculkan pilihan-pilihan pada gereja-gereja kami bahwa kebaikan dan kebenaran moral memerlukan tindakan untuk menjalankan tugas dengan acuh tak acuh – pilihan bahwa hal-hal yang baik dijanjikan sebagai akibat dari ketaatan tetapi bukan sebagai tunjangan/insentif. Alkitab penuh dengan janji-janji yang tidak ditambahkan sebagai hasil non-motivasi, tetapi yang jelas dan tegas dan secara hedonis bertujuan untuk memotivasi perilaku kita.&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td colspan=&quot;2&quot; class=&quot;diff-lineno&quot;&gt;Baris 33:&lt;/td&gt;
&lt;td colspan=&quot;2&quot; class=&quot;diff-lineno&quot;&gt;Baris 31:&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Hal-hal yang melepaskan moralitas Alkitab dari hedonisme dunia bukannya masalah moralitas alkitabiah yang dianggap acuh tak acuh, tetapi bahwa moralitas alkitabiah tersebut sangat kuat dalam hal-hal yang lebih besar dan lebih murni.&amp;nbsp; Beberapa contoh misalnya:&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Hal-hal yang melepaskan moralitas Alkitab dari hedonisme dunia bukannya masalah moralitas alkitabiah yang dianggap acuh tak acuh, tetapi bahwa moralitas alkitabiah tersebut sangat kuat dalam hal-hal yang lebih besar dan lebih murni.&amp;nbsp; Beberapa contoh misalnya:&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;-&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #ffa; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;&lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;Dalam &lt;/del&gt;Lukas 6:35 tertulis: &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;”Tetapi &lt;/del&gt;kamu, kasihilah musuhmu dan &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;berbuat baiklah &lt;/del&gt;kepada mereka dan pinjamkan dengan tidak mengharapkan balasan, maka upahmu akan besar.&lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;” &lt;/del&gt; Perhatikan: 1) Kita tidak boleh &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;termotifasi &lt;/del&gt;oleh kebesaran upah dunia (&lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;”jangan &lt;/del&gt;mengharapkan balasan); tetapi 2) kita diberi kekuatan untuk mengalami &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;’sebuah kehilangan” &lt;/del&gt;dalam kasih oleh janji-janji upah di masa datang.&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;+&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #cfc; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;&lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;Di dalam &lt;/ins&gt;Lukas 6:35 tertulis: &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;&amp;quot;Tetapi &lt;/ins&gt;kamu, kasihilah musuhmu dan &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;berbuatlah baik &lt;/ins&gt;kepada mereka dan pinjamkan dengan tidak mengharapkan balasan, maka upahmu akan besar.&lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;&amp;quot; &lt;/ins&gt; Perhatikan: 1) Kita tidak boleh &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;termotivasi &lt;/ins&gt;oleh kebesaran upah dunia (&lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;&amp;quot;jangan &lt;/ins&gt;mengharapkan balasan&lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;&amp;quot;&lt;/ins&gt;); tetapi 2) kita diberi kekuatan untuk mengalami &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;&amp;quot;sebuah kehilangan&amp;quot; &lt;/ins&gt;dalam kasih oleh janji-janji upah di masa &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;yang akan &lt;/ins&gt;datang.&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Sekali lagi, dalam Lukas 14:12-14: ”Apabila engkau mengadakan perjamuan siang atau perjamuan malam, janganlah engkau mengundang sahabat-sahabatmu atau saudara-saudaramu atau kaum keluargamu atau tetangga-tetanggamu yang kaya, karena mereka akan membalasnya dengan mengundang engkau pula dan dengan demikian engkau mendapatkan pembalasannya. Tetapi apabila engkau mengadakan perjamuan, undanglah orang-orang miskin.........dan engkau akan berbahagia karena mereka tidak mempunyai apa-apa untuk membalasnya kepadamu.&amp;nbsp; Sebab engkau akan mendapatkan pembalasan pada hari kebangkitan orang-orang benar.”&amp;nbsp; Perhatikan: 1)jangan melakukan hal-hal baik untuk keuntungan duniawi; tetapi 2) lakukanlah kebaikan-kebaikan tersebut untuk keuntungan-keuntungan spiritual dan surgawi.&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Sekali lagi, dalam Lukas 14:12-14: ”Apabila engkau mengadakan perjamuan siang atau perjamuan malam, janganlah engkau mengundang sahabat-sahabatmu atau saudara-saudaramu atau kaum keluargamu atau tetangga-tetanggamu yang kaya, karena mereka akan membalasnya dengan mengundang engkau pula dan dengan demikian engkau mendapatkan pembalasannya. Tetapi apabila engkau mengadakan perjamuan, undanglah orang-orang miskin.........dan engkau akan berbahagia karena mereka tidak mempunyai apa-apa untuk membalasnya kepadamu.&amp;nbsp; Sebab engkau akan mendapatkan pembalasan pada hari kebangkitan orang-orang benar.”&amp;nbsp; Perhatikan: 1)jangan melakukan hal-hal baik untuk keuntungan duniawi; tetapi 2) lakukanlah kebaikan-kebaikan tersebut untuk keuntungan-keuntungan spiritual dan surgawi.&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;!-- diff generator: internal 2026-06-18 00:54:24 --&gt;
&lt;/table&gt;</description>
			<pubDate>Tue, 31 Jul 2012 06:33:40 GMT</pubDate>			<dc:creator>Yahya Kristiyanto</dc:creator>			<comments>http://id.gospeltranslations.org/wiki/Pembicaraan:Saudara-saudara,_Pikirkanlah_Hedonisme_Kristen</comments>		</item>
		<item>
			<title>Yahya Kristiyanto pada 06:23, 31 Juli 2012</title>
			<link>http://id.gospeltranslations.org/w/index.php?title=Saudara-saudara,_Pikirkanlah_Hedonisme_Kristen&amp;diff=225&amp;oldid=prev</link>
			<description>&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;table style=&quot;background-color: white; color:black;&quot;&gt;
			&lt;col class='diff-marker' /&gt;
			&lt;col class='diff-content' /&gt;
			&lt;col class='diff-marker' /&gt;
			&lt;col class='diff-content' /&gt;
		&lt;tr valign='top'&gt;
		&lt;td colspan='2' style=&quot;background-color: white; color:black;&quot;&gt;←Revisi sebelumnya&lt;/td&gt;
		&lt;td colspan='2' style=&quot;background-color: white; color:black;&quot;&gt;Revisi per 06:23, 31 Juli 2012&lt;/td&gt;
		&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td colspan=&quot;2&quot; class=&quot;diff-lineno&quot;&gt;Baris 17:&lt;/td&gt;
&lt;td colspan=&quot;2&quot; class=&quot;diff-lineno&quot;&gt;Baris 17:&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Di dalam suratnya untuk Sheldon Vanauken, C.S. Lewis&amp;nbsp; menulisnya seperti ini: ”Tahukah engkau, ini merupakan tugas orang-orang Kristen, agar semua orang menjadi sebahagia mungkin.”&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Di dalam suratnya untuk Sheldon Vanauken, C.S. Lewis&amp;nbsp; menulisnya seperti ini: ”Tahukah engkau, ini merupakan tugas orang-orang Kristen, agar semua orang menjadi sebahagia mungkin.”&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;-&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #ffa; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Dan Flannery O’ Connor memberikan pandangannya tentang &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;penyangkal;an &lt;/del&gt;diri seperti ini:&lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;, &lt;/del&gt;dan lawannya adalah dosa.&amp;nbsp; Gambarkan saya dengan gigi bawah menunjukkan sukacita – lengkap dengan perisai juga, seakan-akan sebuah perjalanan yang berbahaya.&lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;”&lt;/del&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;+&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #cfc; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Dan Flannery O’ Connor memberikan pandangannya tentang &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;penyangkalan &lt;/ins&gt;diri seperti ini: &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;&amp;quot;...&lt;/ins&gt;dan lawannya adalah dosa.&amp;nbsp; Gambarkan saya dengan gigi bawah menunjukkan sukacita – lengkap dengan perisai juga, seakan-akan sebuah perjalanan yang berbahaya.&lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;&amp;quot;&lt;/ins&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;-&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #ffa; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Penganut paham Kant mengatakan bahwa, &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;tidak apa-apa kog &lt;/del&gt;mendapatkan sukacita sebagai akibat tindakan yang tidak disengaja. &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt; &lt;/del&gt;Tetapi semua orang &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;ini &lt;/del&gt;(termasuk saya) adalah orang-orang yang mengarahkan tujuan &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;terhadap &lt;/del&gt;sukacita. Ini &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;adalah hal yang &lt;/del&gt;mustahil, karena kehendak untuk melakukan tindakan itu adalah hal yang mandiri; kehendak itu selalu berhubungan dengan pemahaman akan kebahagiaan, dan itulah yang akan membawa &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;kebahagian &lt;/del&gt;yang tertinggi&lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;. &lt;/del&gt;(Yohanes 8:34; Roma 6:16; 2 Petrus 2:19)&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;+&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #cfc; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Penganut paham Kant mengatakan bahwa, &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;tidaklah menjadi masalah untuk &lt;/ins&gt;mendapatkan sukacita sebagai akibat tindakan yang tidak disengaja. Tetapi semua orang (termasuk saya) adalah orang-orang yang mengarahkan tujuan &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;kepada &lt;/ins&gt;sukacita. Ini &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt; &lt;/ins&gt;mustahil, karena kehendak untuk melakukan tindakan itu adalah hal yang mandiri; kehendak itu selalu berhubungan dengan pemahaman akan kebahagiaan, dan itulah yang akan membawa &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;kebahagia an &lt;/ins&gt;yang tertinggi (Yohanes 8:34; Roma 6:16; 2 Petrus 2:19)&lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;.&lt;/ins&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;-&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #ffa; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Pascal benar saat ia mengatakan (Pensee 250): ”Semua orang tanpa kecuali mencari kebahagiaan.&amp;nbsp; Mereka mengarahkan tujuannya pada hal ini, tetapi mereka mempunyai cara yang berbeda dalam mencapainya....Mereka tidak akan pernah melakukan tindakan kecil dengan tujuan ini. &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt; Kebahagiaan adalah motif dari semua tindakan manusia, bahkan orang-orang yang melakukan tindakan bunuh diri sekalipun.”&lt;/del&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;+&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #cfc; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Pascal benar saat ia mengatakan (Pensee 250): ”Semua orang tanpa kecuali mencari kebahagiaan.&amp;nbsp; Mereka mengarahkan tujuannya pada hal ini, tetapi mereka mempunyai cara yang berbeda dalam mencapainya.... Mereka tidak akan pernah melakukan tindakan kecil dengan tujuan ini. &amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;-&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #ffa; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Tetapi, moralitas ’tidak peduli’ bukan hanya tidak mungkin; moralitas tersebut juga tidak diharapkan. &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt; &lt;/del&gt;Itu merupakan hal yang tidak alkitabiah&lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;.&lt;/del&gt;; karena moralitas tersebut memiliki arti bahwa semakin baik seseorang semakin sukar bagi dia untuk melakukan tindakan moral. &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt; &lt;/del&gt;Contoh &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;seseorang &lt;/del&gt;yang berkriteria baik dalam Alkitab bukanlah &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;seseorang &lt;/del&gt;yang tidak melakukan hal-hal baik, tetapi di dalam Alkitab orang tersebut akan menjadi tegar dan kuat untuk melakukan kebaikan demi tugas. &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt; Seseorang &lt;/del&gt;yang baik mencintai kebaikan hati (Mika 6:8) dan gemar berada dalam hukum-hukum Tuhan (Masmur 1:2). Lantas, bagaimana mungkin orang-orang seperti itu melakukan tindakan kebaikan dengan acuh tak acuh? &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt; &lt;/del&gt;Semakin baik seseorang, semakin besar sukacita dalam ketaatannya.&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;+&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #cfc; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;&lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;Kebahagiaan adalah motif dari semua tindakan manusia, bahkan orang-orang yang melakukan tindakan bunuh diri sekalipun.”&lt;/ins&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td colspan=&quot;2&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;+&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #cfc; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;&amp;#160;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td colspan=&quot;2&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;+&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #cfc; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Tetapi, moralitas ’tidak peduli’ bukan hanya tidak mungkin; moralitas tersebut juga tidak diharapkan. Itu merupakan hal yang tidak alkitabiah; karena moralitas tersebut memiliki arti bahwa semakin baik seseorang semakin sukar bagi dia untuk melakukan tindakan moral. Contoh &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;orang &lt;/ins&gt;yang berkriteria baik dalam Alkitab bukanlah &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;orang &lt;/ins&gt;yang tidak melakukan hal-hal baik, tetapi di dalam Alkitab orang tersebut akan menjadi tegar dan kuat untuk melakukan kebaikan demi tugas. &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;Orang &lt;/ins&gt;yang baik mencintai kebaikan hati (Mika 6:8) dan gemar berada dalam hukum-hukum Tuhan (Masmur 1:2). Lantas, bagaimana mungkin orang-orang seperti itu melakukan tindakan kebaikan dengan acuh tak acuh? Semakin baik seseorang, semakin besar sukacita dalam ketaatannya.&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Kant sangat menyukai seorang pemberi yang acuh tak acuh.&amp;nbsp; Tuhan mengasihi pemberi yang bersuka-cita (2 Korintus 9:7).&amp;nbsp; Sikap acuh tak acuh tidak menyukakan hati Tuhan.&amp;nbsp; Dia menghendaki kita bersuka-cita dalam melakukan hal-hal yang baik dan melakukannya dengan penuh percaya bahwa ketaatan kita menjaga dan meningkatkan sukacita kita di dalam Tuhan. &amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Kant sangat menyukai seorang pemberi yang acuh tak acuh.&amp;nbsp; Tuhan mengasihi pemberi yang bersuka-cita (2 Korintus 9:7).&amp;nbsp; Sikap acuh tak acuh tidak menyukakan hati Tuhan.&amp;nbsp; Dia menghendaki kita bersuka-cita dalam melakukan hal-hal yang baik dan melakukannya dengan penuh percaya bahwa ketaatan kita menjaga dan meningkatkan sukacita kita di dalam Tuhan. &amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;-&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #ffa; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Oh, berarti saya bisa memunculkan pilihan-pilihan pada gereja-gereja kami bahwa kebaikan dan kebenaran moral memerlukan tindakan untuk menjalankan tugas dengan acuh tak acuh – pilihan bahwa hal-hal yang baik dijanjikan sebagai akibat dari ketaatan tetapi bukan sebagai tunjangan/insentif. &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt; &lt;/del&gt;Alkitab penuh dengan janji-janji yang tidak ditambahkan sebagai hasil non-&lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;motifasi&lt;/del&gt;, tetapi yang &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt; &lt;/del&gt;jelas &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt; &lt;/del&gt;dan tegas dan secara hedonis bertujuan untuk memotivasi perilaku kita.&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;+&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #cfc; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Oh, berarti saya bisa memunculkan pilihan-pilihan pada gereja-gereja kami bahwa kebaikan dan kebenaran moral memerlukan tindakan untuk menjalankan tugas dengan acuh tak acuh – pilihan bahwa hal-hal yang baik dijanjikan sebagai akibat dari ketaatan tetapi bukan sebagai tunjangan/insentif. Alkitab penuh dengan janji-janji yang tidak ditambahkan sebagai hasil non-&lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;motivasi&lt;/ins&gt;, tetapi yang jelas dan tegas dan secara hedonis bertujuan untuk memotivasi perilaku kita.&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;-&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #ffa; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Hal-hal yang melepaskan moralitas Alkitab dari hedonisme dunia bukannya masalah moralitas &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;Alkitabiah &lt;/del&gt;yang dianggap acuh tak acuh, tetapi bahwa moralitas &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;Alkitabiah &lt;/del&gt;tersebut sangat kuat dalam hal-hal yang lebih besar dan lebih murni.&amp;nbsp; Beberapa contoh misalnya:&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;+&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #cfc; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Hal-hal yang melepaskan moralitas Alkitab dari hedonisme dunia bukannya masalah moralitas &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;alkitabiah &lt;/ins&gt;yang dianggap acuh tak acuh, tetapi bahwa moralitas &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;alkitabiah &lt;/ins&gt;tersebut sangat kuat dalam hal-hal yang lebih besar dan lebih murni.&amp;nbsp; Beberapa contoh misalnya:&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Dalam Lukas 6:35 tertulis: ”Tetapi kamu, kasihilah musuhmu dan berbuat baiklah kepada mereka dan pinjamkan dengan tidak mengharapkan balasan, maka upahmu akan besar.”&amp;nbsp; Perhatikan: 1) Kita tidak boleh termotifasi oleh kebesaran upah dunia (”jangan mengharapkan balasan); tetapi 2) kita diberi kekuatan untuk mengalami ’sebuah kehilangan” dalam kasih oleh janji-janji upah di masa datang.&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Dalam Lukas 6:35 tertulis: ”Tetapi kamu, kasihilah musuhmu dan berbuat baiklah kepada mereka dan pinjamkan dengan tidak mengharapkan balasan, maka upahmu akan besar.”&amp;nbsp; Perhatikan: 1) Kita tidak boleh termotifasi oleh kebesaran upah dunia (”jangan mengharapkan balasan); tetapi 2) kita diberi kekuatan untuk mengalami ’sebuah kehilangan” dalam kasih oleh janji-janji upah di masa datang.&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;!-- diff generator: internal 2026-06-18 00:54:24 --&gt;
&lt;/table&gt;</description>
			<pubDate>Tue, 31 Jul 2012 06:23:39 GMT</pubDate>			<dc:creator>Yahya Kristiyanto</dc:creator>			<comments>http://id.gospeltranslations.org/wiki/Pembicaraan:Saudara-saudara,_Pikirkanlah_Hedonisme_Kristen</comments>		</item>
		<item>
			<title>Yahya Kristiyanto pada 06:07, 31 Juli 2012</title>
			<link>http://id.gospeltranslations.org/w/index.php?title=Saudara-saudara,_Pikirkanlah_Hedonisme_Kristen&amp;diff=224&amp;oldid=prev</link>
			<description>&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;table style=&quot;background-color: white; color:black;&quot;&gt;
			&lt;col class='diff-marker' /&gt;
			&lt;col class='diff-content' /&gt;
			&lt;col class='diff-marker' /&gt;
			&lt;col class='diff-content' /&gt;
		&lt;tr valign='top'&gt;
		&lt;td colspan='2' style=&quot;background-color: white; color:black;&quot;&gt;←Revisi sebelumnya&lt;/td&gt;
		&lt;td colspan='2' style=&quot;background-color: white; color:black;&quot;&gt;Revisi per 06:07, 31 Juli 2012&lt;/td&gt;
		&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td colspan=&quot;2&quot; class=&quot;diff-lineno&quot;&gt;Baris 1:&lt;/td&gt;
&lt;td colspan=&quot;2&quot; class=&quot;diff-lineno&quot;&gt;Baris 1:&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;{{ info | Brothers, Consider Christian Hedonism}}&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;{{ info | Brothers, Consider Christian Hedonism}}&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;-&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #ffa; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Pada saat Yesus memperingatkan murid-murid-Nya akan kemungkinan &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;terpenggalnya &lt;/del&gt;kepala mereka (Lukas 21:16), Dia menghibur mereka dengan janji bahwa, &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;walau &lt;/del&gt;demikian, tidak satu pun rambut di kepala mereka binasa (ayat 18).&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;+&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #cfc; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Pada saat Yesus memperingatkan murid-murid-Nya akan kemungkinan &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;dipenggalnya &lt;/ins&gt;kepala mereka (Lukas 21:16), Dia menghibur mereka dengan janji bahwa, &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;walaupun &lt;/ins&gt;demikian, tidak satu pun rambut di kepala mereka &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;akan &lt;/ins&gt;binasa (ayat 18).&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;-&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #ffa; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Pada saat Dia memperingatkan mereka bahwa pemuridan mengandung arti penyangkalan diri dan penyaliban (Markus 8:34), Dia menguatkan mereka dengan janji bahwa &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;“siapa yang &lt;/del&gt;kehilangan nyawanya &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;demi Nama-Ku &lt;/del&gt;dan Injil, &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;dia &lt;/del&gt;akan &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;menyelamatkan nyawanya” &lt;/del&gt;(ayat 35).&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;+&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #cfc; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Pada saat Dia memperingatkan mereka bahwa pemuridan mengandung arti penyangkalan diri dan penyaliban (Markus 8:34), Dia menguatkan mereka dengan janji bahwa &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;“barangsiapa &lt;/ins&gt;kehilangan nyawanya &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;karena Aku &lt;/ins&gt;dan &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;karena &lt;/ins&gt;Injil, &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;ia &lt;/ins&gt;akan &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;menyelamatkannya” &lt;/ins&gt;(ayat 35).&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;-&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #ffa; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Pada saat Dia memerintahkan mereka untuk meninggalkan semua miliknya dan mengikut Dia, Yesus meyakinkan mereka bahwa mereka akan menerima “seratus kali lipat... sekalipun disertai &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;dengan penderitaan &lt;/del&gt;dan pada &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;masa &lt;/del&gt;yang akan datang akan &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;memperoleh &lt;/del&gt;hidup kekal“ (Markus 10:28-31).&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;+&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #cfc; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Pada saat Dia memerintahkan mereka untuk meninggalkan semua miliknya dan mengikut Dia, Yesus meyakinkan mereka bahwa mereka akan menerima “seratus kali lipat... sekalipun disertai &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;berbagai penganiayaan, &lt;/ins&gt;dan pada &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;zaman &lt;/ins&gt;yang akan datang &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;ia &lt;/ins&gt;akan &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;menerima &lt;/ins&gt;hidup &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;yang &lt;/ins&gt;kekal“ (Markus 10:28-31).&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Apabila kita harus meninggalkan segala milik kita, kita melakukannya dengan sukacita karena ladang yang akan kita beli penuh dengan harta yang tersembunyi (Matius 13:44).&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Apabila kita harus meninggalkan segala milik kita, kita melakukannya dengan sukacita karena ladang yang akan kita beli penuh dengan harta yang tersembunyi (Matius 13:44).&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;-&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #ffa; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Dengan memakai istilah Hedonisme Kristen, saya tidak bermaksud mengajak Anda untuk menempatkan dan memandang kebahagiaan kita sebagai puncak kebaikan. Maksud saya, dengan mengejar puncak kebaikan kita akan selalu berakhir dengan kebahagiaan. Tetapi semua orang Kristen percaya hal ini. Hedonisme Kristen mengatakan lebih dari itu, misalnya, bahwa kita harus mengusahakan kebahagiaan dengan segenap hati kita. Kerinduan untuk merasa bahagia adalah motif yang tepat untuk setiap maksud baik, &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;dan &lt;/del&gt;jika Anda menghalangi dan &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;menolak untuk &lt;/del&gt;mengusahakan kebahagiaan Anda sendiri, Anda tidak bisa menyenangkan hati Tuhan.&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;+&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #cfc; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Dengan memakai istilah Hedonisme Kristen, saya tidak bermaksud mengajak Anda untuk menempatkan dan memandang kebahagiaan kita sebagai puncak kebaikan. Maksud saya, dengan mengejar puncak kebaikan&lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;, &lt;/ins&gt;kita akan selalu berakhir dengan kebahagiaan. Tetapi semua orang Kristen percaya hal ini. Hedonisme Kristen mengatakan lebih dari itu, misalnya, bahwa kita harus mengusahakan kebahagiaan dengan segenap hati kita. Kerinduan untuk merasa bahagia adalah motif yang tepat untuk setiap maksud baik, &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;tetapi &lt;/ins&gt;jika Anda menghalangi dan &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;tidak mau &lt;/ins&gt;mengusahakan kebahagiaan Anda sendiri, Anda tidak bisa menyenangkan hati Tuhan.&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;-&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #ffa; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Hedonisme Kristen bertujuan untuk menggantikan moralitas yang diajarkan Kant dengan moralitas alkitabiah. Imanuel Kant, seorang filsuf dari Jerman yang wafat&amp;nbsp; pada tahun 1804, adalah orang yang sangat berpengaruh. Dia mengutarakan pendapatnya bahwa nilai moral akan menipis saat kita berniat mendapatkan keuntungan darinya. Akan lebih baik apabila pelaku ”tidak tertarik” terhadap tindakannya. Kita harus melakukan hal-hal yang baik karena memang itulah yang baik. Semua bentuk motivasi untuk mencari kesenangan atau imbalan menghancurkan tindakan yang baik tersebut.&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;+&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #cfc; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Hedonisme Kristen bertujuan untuk menggantikan moralitas yang diajarkan Kant dengan moralitas alkitabiah. Imanuel Kant, seorang filsuf dari Jerman yang wafat&amp;nbsp; pada tahun 1804, adalah orang yang sangat berpengaruh. Dia mengutarakan pendapatnya bahwa nilai moral akan menipis saat kita berniat mendapatkan keuntungan darinya. Akan lebih baik apabila pelaku ”tidak tertarik” terhadap tindakannya. Kita harus melakukan hal-hal yang baik karena memang itulah yang baik. Semua bentuk motivasi untuk mencari kesenangan atau imbalan &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;akan &lt;/ins&gt;menghancurkan tindakan yang baik tersebut.&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;-&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #ffa; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Sebagai tindakan yang berseberangan dengan moralitas Kantian (yang sudah &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;melewati moralitas Kristen &lt;/del&gt;sedemikian jauh!), kita harus memelopori tindakan moralitas hedonisme yang alkitabiah tanpa tanggung-tanggung. Jonathan Edwards, yang wafat saat Kant berusia 34 tahun, mengutarakan hal ini dalam salah satu resolusi awalnya: ”Buat keputusan yang tegas, dengan mengusahakan kebahagiaan yang maksimal untuk diri saya, dengan segala kekuatan, kuasa, kapasitas fisik dan mental, kedalaman dan fokus konsentrasi yang tinggi. Ya memang, kejahatan. Saya mampu dan bisa menarik diri dari cara apa pun yang bisa dipikirkan.”&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;+&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #cfc; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Sebagai tindakan yang berseberangan dengan moralitas Kantian (yang sudah sedemikian jauh &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;melampaui moralitas Kristen&lt;/ins&gt;!), kita harus memelopori tindakan moralitas hedonisme yang alkitabiah tanpa tanggung-tanggung. Jonathan Edwards, yang wafat saat Kant berusia 34 tahun, mengutarakan hal ini dalam salah satu resolusi awalnya: ”Buat keputusan yang tegas, dengan mengusahakan kebahagiaan yang maksimal untuk diri saya, dengan segala kekuatan, kuasa, kapasitas fisik dan mental, kedalaman dan fokus konsentrasi yang tinggi. Ya memang, kejahatan. Saya mampu dan bisa menarik diri dari cara apa pun yang bisa dipikirkan.”&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;-&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #ffa; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;C.S. Lewis&amp;nbsp; menulisnya seperti ini &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;dalam suratnya untuk Sheldon Vanauken&lt;/del&gt;: &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;”Tahu tidak&lt;/del&gt;, &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;hal &lt;/del&gt;ini merupakan tugas orang-orang Kristen, &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;bagi &lt;/del&gt;semua orang &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;untuk &lt;/del&gt;menjadi sebahagia mungkin.”&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;+&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #cfc; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;&lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;Di dalam suratnya untuk Sheldon Vanauken, &lt;/ins&gt;C.S. Lewis&amp;nbsp; menulisnya seperti ini: &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;”Tahukah engkau&lt;/ins&gt;, ini merupakan tugas orang-orang Kristen, &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;agar &lt;/ins&gt;semua orang menjadi sebahagia mungkin.”&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Dan Flannery O’ Connor memberikan pandangannya tentang penyangkal;an diri seperti ini:, dan lawannya adalah dosa.&amp;nbsp; Gambarkan saya dengan gigi bawah menunjukkan sukacita – lengkap dengan perisai juga, seakan-akan sebuah perjalanan yang berbahaya.”&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Dan Flannery O’ Connor memberikan pandangannya tentang penyangkal;an diri seperti ini:, dan lawannya adalah dosa.&amp;nbsp; Gambarkan saya dengan gigi bawah menunjukkan sukacita – lengkap dengan perisai juga, seakan-akan sebuah perjalanan yang berbahaya.”&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;!-- diff generator: internal 2026-06-18 00:54:24 --&gt;
&lt;/table&gt;</description>
			<pubDate>Tue, 31 Jul 2012 06:07:35 GMT</pubDate>			<dc:creator>Yahya Kristiyanto</dc:creator>			<comments>http://id.gospeltranslations.org/wiki/Pembicaraan:Saudara-saudara,_Pikirkanlah_Hedonisme_Kristen</comments>		</item>
		<item>
			<title>Yahya Kristiyanto pada 09:06, 18 Juli 2012</title>
			<link>http://id.gospeltranslations.org/w/index.php?title=Saudara-saudara,_Pikirkanlah_Hedonisme_Kristen&amp;diff=184&amp;oldid=prev</link>
			<description>&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;table style=&quot;background-color: white; color:black;&quot;&gt;
			&lt;col class='diff-marker' /&gt;
			&lt;col class='diff-content' /&gt;
			&lt;col class='diff-marker' /&gt;
			&lt;col class='diff-content' /&gt;
		&lt;tr valign='top'&gt;
		&lt;td colspan='2' style=&quot;background-color: white; color:black;&quot;&gt;←Revisi sebelumnya&lt;/td&gt;
		&lt;td colspan='2' style=&quot;background-color: white; color:black;&quot;&gt;Revisi per 09:06, 18 Juli 2012&lt;/td&gt;
		&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td colspan=&quot;2&quot; class=&quot;diff-lineno&quot;&gt;Baris 11:&lt;/td&gt;
&lt;td colspan=&quot;2&quot; class=&quot;diff-lineno&quot;&gt;Baris 11:&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Dengan memakai istilah Hedonisme Kristen, saya tidak bermaksud mengajak Anda untuk menempatkan dan memandang kebahagiaan kita sebagai puncak kebaikan. Maksud saya, dengan mengejar puncak kebaikan kita akan selalu berakhir dengan kebahagiaan. Tetapi semua orang Kristen percaya hal ini. Hedonisme Kristen mengatakan lebih dari itu, misalnya, bahwa kita harus mengusahakan kebahagiaan dengan segenap hati kita. Kerinduan untuk merasa bahagia adalah motif yang tepat untuk setiap maksud baik, dan jika Anda menghalangi dan menolak untuk mengusahakan kebahagiaan Anda sendiri, Anda tidak bisa menyenangkan hati Tuhan.&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Dengan memakai istilah Hedonisme Kristen, saya tidak bermaksud mengajak Anda untuk menempatkan dan memandang kebahagiaan kita sebagai puncak kebaikan. Maksud saya, dengan mengejar puncak kebaikan kita akan selalu berakhir dengan kebahagiaan. Tetapi semua orang Kristen percaya hal ini. Hedonisme Kristen mengatakan lebih dari itu, misalnya, bahwa kita harus mengusahakan kebahagiaan dengan segenap hati kita. Kerinduan untuk merasa bahagia adalah motif yang tepat untuk setiap maksud baik, dan jika Anda menghalangi dan menolak untuk mengusahakan kebahagiaan Anda sendiri, Anda tidak bisa menyenangkan hati Tuhan.&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;-&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #ffa; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Hedonisme Kristen bertujuan untuk menggantikan moralitas yang diajarkan Kant dengan moralitas alkitabiah. &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt; &lt;/del&gt;Imanuel Kant, seorang filsuf dari Jerman yang wafat tahun 1804, adalah &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;seseorang &lt;/del&gt;yang sangat berpengaruh. Dia mengutarakan pendapatnya bahwa nilai moral akan menipis saat &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt; &lt;/del&gt;kita berniat &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;untuk &lt;/del&gt;mendapatkan keuntungan darinya. &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;&amp;nbsp; &lt;/del&gt;Akan lebih baik apabila pelaku ”tidak tertarik” terhadap tindakannya. &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt; &lt;/del&gt;Kita harus melakukan hal-hal yang baik karena memang itulah yang baik. &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt; &lt;/del&gt;Semua bentuk &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;motifasi &lt;/del&gt;untuk mencari kesenangan atau imbalan menghancurkan tindakan yang baik tersebut.&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;+&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #cfc; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Hedonisme Kristen bertujuan untuk menggantikan moralitas yang diajarkan Kant dengan moralitas alkitabiah. Imanuel Kant, seorang filsuf dari Jerman yang wafat &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt; pada &lt;/ins&gt;tahun 1804, adalah &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;orang &lt;/ins&gt;yang sangat berpengaruh. Dia mengutarakan pendapatnya bahwa nilai moral akan menipis saat kita berniat mendapatkan keuntungan darinya. Akan lebih baik apabila pelaku ”tidak tertarik” terhadap tindakannya. Kita harus melakukan hal-hal yang baik karena memang itulah yang baik. Semua bentuk &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;motivasi &lt;/ins&gt;untuk mencari kesenangan atau imbalan menghancurkan tindakan yang baik tersebut.&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;-&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #ffa; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Sebagai tindakan yang berseberangan dengan moralitas Kantian (yang sudah melewati moralitas Kristen sedemikian jauh!), kita harus &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;mempelopori &lt;/del&gt;tindakan moralitas hedonisme yang &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;Alkitabiah &lt;/del&gt;tanpa tanggung-tanggung. &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt; &lt;/del&gt;Jonathan Edwards, yang wafat saat Kant berusia 34 tahun, mengutarakan hal ini dalam salah satu resolusi awalnya: ”Buat keputusan yang tegas, dengan mengusahakan kebahagiaan yang maksimal untuk &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt; &lt;/del&gt;diri saya, dengan segala kekuatan, kuasa, kapasitas fisik dan mental, kedalaman dan fokus konsentrasi yang tinggi. Ya memang, kejahatan. Saya mampu dan bisa menarik diri dari cara &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;apapun &lt;/del&gt;yang bisa dipikirkan.”&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;+&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #cfc; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Sebagai tindakan yang berseberangan dengan moralitas Kantian (yang sudah melewati moralitas Kristen sedemikian jauh!), kita harus &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;memelopori &lt;/ins&gt;tindakan moralitas hedonisme yang &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;alkitabiah &lt;/ins&gt;tanpa tanggung-tanggung. Jonathan Edwards, yang wafat saat Kant berusia 34 tahun, mengutarakan hal ini dalam salah satu resolusi awalnya: ”Buat keputusan yang tegas, dengan mengusahakan kebahagiaan yang maksimal untuk diri saya, dengan segala kekuatan, kuasa, kapasitas fisik dan mental, kedalaman dan fokus konsentrasi yang tinggi. Ya memang, kejahatan. Saya mampu dan bisa menarik diri dari cara &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;apa pun &lt;/ins&gt;yang bisa dipikirkan.”&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;C.S. Lewis&amp;nbsp; menulisnya seperti ini dalam suratnya untuk Sheldon Vanauken: ”Tahu tidak, hal ini merupakan tugas orang-orang Kristen, bagi semua orang untuk menjadi sebahagia mungkin.”&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;C.S. Lewis&amp;nbsp; menulisnya seperti ini dalam suratnya untuk Sheldon Vanauken: ”Tahu tidak, hal ini merupakan tugas orang-orang Kristen, bagi semua orang untuk menjadi sebahagia mungkin.”&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;!-- diff generator: internal 2026-06-18 00:54:24 --&gt;
&lt;/table&gt;</description>
			<pubDate>Wed, 18 Jul 2012 09:06:07 GMT</pubDate>			<dc:creator>Yahya Kristiyanto</dc:creator>			<comments>http://id.gospeltranslations.org/wiki/Pembicaraan:Saudara-saudara,_Pikirkanlah_Hedonisme_Kristen</comments>		</item>
		<item>
			<title>Yahya Kristiyanto pada 09:02, 18 Juli 2012</title>
			<link>http://id.gospeltranslations.org/w/index.php?title=Saudara-saudara,_Pikirkanlah_Hedonisme_Kristen&amp;diff=183&amp;oldid=prev</link>
			<description>&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;table style=&quot;background-color: white; color:black;&quot;&gt;
			&lt;col class='diff-marker' /&gt;
			&lt;col class='diff-content' /&gt;
			&lt;col class='diff-marker' /&gt;
			&lt;col class='diff-content' /&gt;
		&lt;tr valign='top'&gt;
		&lt;td colspan='2' style=&quot;background-color: white; color:black;&quot;&gt;←Revisi sebelumnya&lt;/td&gt;
		&lt;td colspan='2' style=&quot;background-color: white; color:black;&quot;&gt;Revisi per 09:02, 18 Juli 2012&lt;/td&gt;
		&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td colspan=&quot;2&quot; class=&quot;diff-lineno&quot;&gt;Baris 1:&lt;/td&gt;
&lt;td colspan=&quot;2&quot; class=&quot;diff-lineno&quot;&gt;Baris 1:&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;{{ info | Brothers, Consider Christian Hedonism}}&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;{{ info | Brothers, Consider Christian Hedonism}}&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;-&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #ffa; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Pada saat Yesus memperingatkan murid-murid-Nya akan kemungkinan terpenggalnya kepala mereka (Lukas 21:16), Dia menghibur mereka dengan janji bahwa, walau demikian, tidak satu pun rambut di kepala mereka binasa&lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;. &lt;/del&gt;(ayat 18)&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;+&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #cfc; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Pada saat Yesus memperingatkan murid-murid-Nya akan kemungkinan terpenggalnya kepala mereka (Lukas 21:16), Dia menghibur mereka dengan janji bahwa, walau demikian, tidak satu pun rambut di kepala mereka binasa (ayat 18)&lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;.&lt;/ins&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;-&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #ffa; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Pada saat Dia memperingatkan mereka bahwa pemuridan mengandung arti penyangkalan diri dan penyaliban (Markus 8:34), Dia menguatkan mereka dengan janji bahwa “siapa yang kehilangan nyawanya demi Nama-Ku dan Injil, dia akan menyelamatkan nyawanya”&lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;. &lt;/del&gt;(ayat 35)&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;+&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #cfc; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Pada saat Dia memperingatkan mereka bahwa pemuridan mengandung arti penyangkalan diri dan penyaliban (Markus 8:34), Dia menguatkan mereka dengan janji bahwa “siapa yang kehilangan nyawanya demi Nama-Ku dan Injil, dia akan menyelamatkan nyawanya” (ayat 35)&lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;.&lt;/ins&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;-&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #ffa; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Pada saat Dia memerintahkan mereka untuk meninggalkan semua miliknya dan mengikut Dia, Yesus meyakinkan mereka bahwa mereka akan menerima “seratus kali lipat &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;……&lt;/del&gt;..&lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;…&lt;/del&gt;.sekalipun disertai dengan penderitaan dan pada masa &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt; &lt;/del&gt;yang akan datang akan memperoleh hidup &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;kekal. “ &lt;/del&gt;(Markus 10:28-31)&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;+&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #cfc; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Pada saat Dia memerintahkan mereka untuk meninggalkan semua miliknya dan mengikut Dia, Yesus meyakinkan mereka bahwa mereka akan menerima “seratus kali lipat... sekalipun disertai dengan penderitaan dan pada masa yang akan datang akan memperoleh hidup &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;kekal“ &lt;/ins&gt;(Markus 10:28-31)&lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;.&lt;/ins&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;-&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #ffa; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Apabila kita harus meninggalkan segala milik kita, kita melakukannya dengan sukacita karena ladang yang akan kita beli penuh dengan harta yang tersembunyi (&lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;Mateus &lt;/del&gt;13:44).&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;+&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #cfc; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Apabila kita harus meninggalkan segala milik kita, kita melakukannya dengan sukacita karena ladang yang akan kita beli penuh dengan harta yang tersembunyi (&lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;Matius &lt;/ins&gt;13:44).&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;-&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #ffa; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Dengan memakai istilah Hedonisme Kristen, saya tidak bermaksud mengajak &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;anda &lt;/del&gt;untuk menempatkan dan memandang kebahagiaan kita sebagai puncak kebaikan. Maksud saya, dengan mengejar puncak kebaikan kita akan selalu berakhir dengan kebahagiaan. &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt; &lt;/del&gt;Tetapi semua orang Kristen percaya hal ini. &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt; &lt;/del&gt;Hedonisme Kristen mengatakan lebih, misalnya, bahwa kita harus mengusahakan kebahagiaan dengan segenap hati kita. &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt; &lt;/del&gt;Kerinduan untuk merasa bahagia adalah motif yang tepat untuk setiap maksud baik, dan jika &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;anda &lt;/del&gt;menghalangi dan menolak untuk mengusahakan kebahagiaan &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;anda &lt;/del&gt;sendiri, &lt;del class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;anda &lt;/del&gt;tidak bisa menyenangkan hati Tuhan.&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt;+&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #cfc; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Dengan memakai istilah Hedonisme Kristen, saya tidak bermaksud mengajak &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;Anda &lt;/ins&gt;untuk menempatkan dan memandang kebahagiaan kita sebagai puncak kebaikan. Maksud saya, dengan mengejar puncak kebaikan kita akan selalu berakhir dengan kebahagiaan. Tetapi semua orang Kristen percaya hal ini. Hedonisme Kristen mengatakan lebih &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;dari itu&lt;/ins&gt;, misalnya, bahwa kita harus mengusahakan kebahagiaan dengan segenap hati kita. Kerinduan untuk merasa bahagia adalah motif yang tepat untuk setiap maksud baik, dan jika &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;Anda &lt;/ins&gt;menghalangi dan menolak untuk mengusahakan kebahagiaan &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;Anda &lt;/ins&gt;sendiri, &lt;ins class=&quot;diffchange diffchange-inline&quot;&gt;Anda &lt;/ins&gt;tidak bisa menyenangkan hati Tuhan.&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Hedonisme Kristen bertujuan untuk menggantikan moralitas yang diajarkan Kant dengan moralitas alkitabiah.&amp;nbsp; Imanuel Kant, seorang filsuf dari Jerman yang wafat tahun 1804, adalah seseorang yang sangat berpengaruh. Dia mengutarakan pendapatnya bahwa nilai moral akan menipis saat&amp;nbsp; kita berniat untuk mendapatkan keuntungan darinya.&amp;nbsp;  Akan lebih baik apabila pelaku ”tidak tertarik” terhadap tindakannya.&amp;nbsp; Kita harus melakukan hal-hal yang baik karena memang itulah yang baik.&amp;nbsp; Semua bentuk motifasi untuk mencari kesenangan atau imbalan menghancurkan tindakan yang baik tersebut.&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class='diff-marker'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background: #eee; color:black; font-size: smaller;&quot;&gt;&lt;div&gt;Hedonisme Kristen bertujuan untuk menggantikan moralitas yang diajarkan Kant dengan moralitas alkitabiah.&amp;nbsp; Imanuel Kant, seorang filsuf dari Jerman yang wafat tahun 1804, adalah seseorang yang sangat berpengaruh. Dia mengutarakan pendapatnya bahwa nilai moral akan menipis saat&amp;nbsp; kita berniat untuk mendapatkan keuntungan darinya.&amp;nbsp;  Akan lebih baik apabila pelaku ”tidak tertarik” terhadap tindakannya.&amp;nbsp; Kita harus melakukan hal-hal yang baik karena memang itulah yang baik.&amp;nbsp; Semua bentuk motifasi untuk mencari kesenangan atau imbalan menghancurkan tindakan yang baik tersebut.&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;!-- diff generator: internal 2026-06-18 00:54:24 --&gt;
&lt;/table&gt;</description>
			<pubDate>Wed, 18 Jul 2012 09:02:05 GMT</pubDate>			<dc:creator>Yahya Kristiyanto</dc:creator>			<comments>http://id.gospeltranslations.org/wiki/Pembicaraan:Saudara-saudara,_Pikirkanlah_Hedonisme_Kristen</comments>		</item>
	</channel>
</rss>